Share

Tips Membaca Bahasa Jepang

Sedikit Tips penting pengucapan bahasa Jepang supaya terdengar alamiah yang sering tidak dicantumkan dalam buku teks.
1. “Ou” dibaca “oo” (bunyi o panjang), bukan “ow”.
2. “N” paling sering dibaca “ng”,
3. tetapi bisa juga “n” jika diikuti bunyi berawalan t, d, s,
4. atau dibaca “m” jika diikuti bunyi berawalan b.


Contoh:
“Sentaku” (cucian) tetap dibaca “sentaku”. “Sansai” (usia 3 tahun) tetap dibaca “sansai”.
“Sanbyaku” (tiga ratus) dibaca “sambyaku”, “ganbaru” (berjuang) dibaca “gambaru”.
“Nihon” (Jepang) dibaca “nihong”. “Man’ga” (komik) dibaca “mangga”.
5. Huruf hidup di antara dua suku kata seringkali hilang. Maksudnya? Misalnya,
“gakusei” (pelajar) dibaca “gaksei” (u-nya hilang tuh)
“hajimemashite” (salam kenal) dibaca “hajimemashte” (i-nya hilang)
“sentakuki” (mesin cuci) dibaca “sentakki” (u-nya hilang)
“shougakukin” (beasiswa) dibaca “shoogakkin” (u-nya hilang)
6. “desu” dan “masu” di akhir kalimat sering dibaca “des” dan “mas” (u-nya hilang).
Berikut ini juga saya sertakan beberapa software untuk mempelajari bahasa jepang sebagai pemula.
1. BEG_JAP
Software bahasa Jepang dengan sistem belajar bahasa komprehensif yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pemula.
2. EVE_JAP
Software yang dirancang untuk membuat belajar bahasa Jepang secara mudah . Cukup titik, klik, mendengarkan dan ulangi apa yang telah kamu dengar dari pembicara asli.
3. Grammar Lesson
Digunakan untuk mempelajari grammar dalam memakai Bahasa Jepang
4. JIP
Digunakan untuk mempelajari Pronounciation dalam berbahasa Jepang
6. NHk, NHK 2
Didalamnya terdapat beberapa percakapan sehari-hari dalam bahas jepang yang diperlihatkan dengan cara visual.
7. Nihonggo O Narau
Digunakan untuk mempelajari kanji

0 komentar:

Post a Comment

Yoku renshuu shite kudasai ne. Practice it often. Sering-sering berlatih ya

Follow by Email